Galvalum merupakan material berbahan dasar besi dengan lapisan aluminium dan zinc. Karena berbahan dasar besi maka galvalum sangat sesuai untuk digunakan sebagai material struktural khususnya sebagai rangka atap yang kokoh dan kuat.
Bahan Dasar :
Bahan dasar baja ringan/galvalum adalah Carbon Stell. Sedangkan carbon steel adalah baja yang terdiri dari elemen-elemen yang presentase maksimum selain bajanya sebagai berikut:
1.70% Carbon, 1.65% Manganese, 0.60% Silicon, 0.60% Copper.
Carbon adalah unsur kimia dengan nomor ato 25, tingkat oksidasi 4.2 dan Mangan adalah unsur kimia dengan nomor atom 6 tingkat oksidasi 4.2 dan Mangan adalah unsur kimia dengan nomor atom 25 tingkat oksidasi 7.6423. Carbon dan Manganese adalah bahan pokok untuk meninggikan tegangan (strength ) dari baja murni.
Penamabahan jumlah presentase carbon akan menambah Yield Stress tetapi akan akan mengurangi daktilitas (Daktilitas adalah kemampuan material mengembangkan regangannya dari pertama kali leleh hingga akhirnya putus. Atau, daktilitas bisa juga kita artikan seberapa plastis material tersebut).Baja ringan adalah Baja High Tensile G-550 (Minimum Yeild Strength 5500kg/m2 ) dengan standar bahan ASTM A792 (American Society for Testing and Materials), JIS G3302 (Japanese Industrial Standards), SGC 570 (Standard Geographical Classification).
Untuk melindungi permukaan baja bermutu tinggi dari korosi, harus diberikan lapisan pelindung (coating) secara benar dan memadai. Berbagai metode untuk melapisi guna mencegah korosi pada baja bermutu tinggi telah dikembangkan. Jenis-jenis lapisan pelindung (coating) yang ada dipasaran adalah Galvanized, Galvalume atau sering di sebut juga Zincalume, telah dikembangkan sejak 1985 menggunakan lapisan pelindung yang terdiri 96% zinc. 6% aluminium dan 3% magnesium.
kelebihan :
- tahan karat
- tidak merambatkan api
- ringan
- kuat
- lebih murah drpd besi
- pemasangan realtif cepat




Tidak ada komentar:
Posting Komentar